Panggil Saja dia "Jaros"

"teng....teng......" dua kali berbunyi, ketika itu pukul 7 kurang 15 menit suaranya sudah terdengar kembali. mungkin suara itu adalah bel segala jenis kegiatan atau apalah itu kali yah di tempat ini ...tapi yang jelas gue belom tau lebih dalam tentang benda itu, dan hal itu membuat gue bener bener penasaran asli.

ketika suara besi yang dipukul itu dua kali selesai, seperti tanpa komando dan aba-aba langsung dari manusia secara lisan, Semua santri seketika itu berkumpul dilapangan dari yang anak baru sampai yang sudah lama, dari y ang masih kicil kicil, sampe yang gede gede.
ya otomatis gue bertanya tanya ada apa ? (maklum lah kan anak baru)  
"zi ayo kelapangan....."
"iya ayo run..." jawab gue

kita yang berkumpul dilapangan itu membuat sebuah lingkaran besar, dan tiba tiba masuk seorang berkacamata ketengah tengah lingkaran kami, mengucap salam dan bla bla bla bla berbicara bahasa inggris yang gak gue ngerti sama sekali sedikitpun.
say together ..."what with do you heart do do it to the other"...kata kan bersama "what with do you heart do do it to the other" berulangkali di teriakan oleh kakak kakak di tengah lingkaran.

trus dia meminta kami untuk mengikutinya berulangkali...sampai kami bisa menalar apa yang dia teriakan tadi tanpa harus di eja dan melihat catatan lagi.

ya yay yay yaya yaya kakak kelas gue bilang sih itu namanya "muhadatsah pemberian wisdom" atau pemberian kata kata mutiara sebelum masuk kelas, terkadang muhadatsah pemberian kosa kata arab atau inggris....

seketika ketika gue sedang berteriak teriak mengikuti perkataan si kakak pembimbing tiba-tiba mata gue tertuju pada benda yang terbuat dari besi itu, karena gue liat disana ada kakak-kakak yang sedang berdiri dan sudah siap memukul besi itu dengan besi lagi sampe berbunyi lah itu benda.

dan seketika itu juga ajang teriak teriakan yang membuat tenggorokan gue kering ini di sudahi seketika. WOW hebat...

semakin penasaran gue dengan alat itu, semakin membuat gue ingin memberanikan diri untuk bertanya akan benda apa itu ? tapi gue masih merasa canggung dan takut dibilang so ramah sama kakak kelas yg gue tanya, (yaaah gue mah emang kaya gini orangnya, udah idup geh uyuhan)

kebetulan temen gue juga penasaran sama benda itu, lalu pas mau masuk kelas bareng gue dia mencoba bertanya sama kakak kakak yang sedang lewat didepannya "kak, benda besi yang sering dibunyiin itu apa sih namanya ?" tanya si Jalal
"oooh itu, itu namanya jaros" jawab nya sambil setengah berlali karena di ujung sana ada seorang Ustd (dilihat dari tampilannya) yang sedang menghitung.

dengan samar-samar dan kurang jelas gue dan dia denger "Jarot namanya". ah....hhh akhirnya sekarang gue tau nama benda besi yang sering dipukul pukul itu. jadi sekarang gue tau, walaupun apalah arti sebuah nama untuk sebuah benda yang ......yah begitu dah.

"teng...teng...teng" suaranya terdengar 3 kali dan kelas keluar, 
"woyyy jarot..jarott jarottt udah jarot....pulang pulang" teriak gue....dengan polosnya (waktu itu loh yah) hehehehe .....
"hey, madza natokta ?" Tanya salah seorang ustd yang kebetulan lewat di lorong depan kelas
dengan simpu malu dan ketidak ngartian gue sama apa yg diucapkan ntu pak ustd gue nyengir "eh pak  ustd"
"tadi kamu bilang apa ?" ulang pak ustd bertanya menggunakan bahasa indonesia sambil sedikit menunjukan gigi giginya yang rapi.
"Jarot tad, udah jarot" hehehe
"jarot apa ?"
"itu tad, benda besi yang sering dipukul dan ngeluarin suara berisik"jawab gue dengan alakadarnya.
"oh..haha " pak ustdnya ketawa ringan trus langsung berkata "itu namanya Bukan Jarot, tapi itu namanya JAROS"....
waw gue merasa malu dan ...ahahha lucu sendiri gue triak teriak tapi salah...
ahahhaa

sempet gue liat sebuah papan nama tersemat di kemeja ust itu, USMAN SULAEMAN gue baca dengan jelas dihati gue, dan gue simpen di otak bahwa itu namanya usman ya usman suleman...namanya heheh.



Bonus :

No comments:

Post a Comment