Holder diary
14/02/21
Ada kejadian menarik ketika berlangsungnya acara wisuda online UNIDA perdana tadi pagi. team stream online server belakang panggung mendadak tegang karena kejadian yang baru pertama mereka alami. Ceritanya di mulai dari satu paket alat stream online berserta laptop macbook yang kami pinjam dari gontortv pusat untuk keberlangsungan acara. Karena kebetulan alat stream online arsip UNIDA sedang rusak maka kami meminjam alat alat tersebut. Ketika gladi laptop maccbook baik-baik saja, tapi Ketika hari H berlangsung laptop yang kami gunakan untuk menjadi server kamera mendadak tidak bisa di charge. Keadaan batrai laptop tinggal 30% kami langsung mengusahakan segala cara dan beberapa kemungkinan-kemungkinan backup jika memang laptop benar-benar tidak bisa di charge. Mulai dari meminta bantuan ustd gontortv pusat untuk membantu memperbaiki laptopnya, mecari laptop pengganti, dan mencoba memusatkan di satu kamera saja. Keadaan menjadi hektik, ketar ketir dan penuh dengan kemungkinan kemungkinan yang kami anggap bisa dijadikan alasan kenapa acara menjadi tidak maksimal.
Ketika batrai laptop 20% kami mendapatkan laptop pengganti. Namun kendala
baru muncul lagi, yaitu laptop yang kami gunakan tidak support dengan satu set
alat stream yang kami pinjam dari gontortv pusat. Muncul alternative lain dari
team untuk memfokuskan menggunakan satu kamera saja, disamping menunggu laptop
pengganti tadi bisa terkonek dengan atem (alat stream). Maka kami
gunakan 1 kamera saja.
Alternative penggunaan satu kamera di gunakan dan ternyata…boom Panitia
wisuda, team SEO, Rektorat, dan panitia yang mengurusi wisudawan dari zoom
online menghubungi team karena suara tidak masuk di zoom online. Seketika suasan
menjadi memanas kembali karena di samping semua ke hektikan acara yang berjalan
team stream juga sedang memperbaiki laptop yang susah di charge dan menyamakan
IP address laptop dengan alat gontortv team juga memperbaiki audio yang hilang
di zoom tadi dan akhirnya suaranya muncul kembali.
Masalah dari laptop backup yang kami gunakan ternyata belum menggunakan software
yang update, jadi tidak bisa terkonek dengan alat gontortv. Suasana yang
tadinya hektik menjadi sedikit mencair karena Ustd dari gontor ingat salah satu
cara untuk mengupdate software di laptop kami yang belom update yaitu dengan
kabel yang biasa di gunakan untuk printer. Salah satu team stream arsip seketika
langsung mengambil kabel printer yang di intruksi tadi. Setalah kabel printer datang,
laptop pengganti tadi langsung di update sofwarnya menyamai alat stream gontor.
89% proses updating software laptop dan penggunaan satu kamera berjalan,
team stream dibuat perpikir keras mencari solusi untuk mengaplikasikan konsep
baru yang diberikan rector ketika gladi yang mengharuskan rector menghadap
kamera kepada para peserta wisuda online dengan kendala yang sedang terjadi. Mulai
dari mengoprasikan satu kamera yang menghadap rector saja, lalu berusaha
menghidupkan charger laptop yang sedari tadi mati, dan sampai akhirnya selang
beberapa menit sebelum penyebutan nama nama wisudawan online, update an laptop
yang menyamakan IP address dengan gontortv selesai. Uiuuuuhhhhh rasanya… seperti sedang kepanasa
terus cuci muka pake air es J
hahhaha
alhamdulillah setelah laptop pengganti tadi sudah bisa konek dengan alat gontortv, acara berjalan normal menggunakan 3 (tiga) kamera kembali.
Trimakasih ustd gentur, ustd akmal yang sudah datang jauh-jauh dari gontortv pusat ke unida.
Trimakasih alwi yang udah ikutan pusing mikirin solusi agar acara bisa berjalan dengan lancar.
Trimakasih jahhid yg di operator zoom depan pannggung yang udah spotlight in para peserta wisuda online sampe kliatannya hektik juga haha
Trimakasih diwa yang masyaallah kayanya capek banget bulak-balik naik
turun lantai 2 dan 4 buat mastiin distributor tv nyala atau tidak, ngambil
kabel printer dan bawain konsumsi sampe salad buah dan yuppy-yuppy an gitu dari
stand prodinya biar operator stream semangat (walaupun pake acara kejedot pas
naik tangga):v Sampai-sampai pas penulis liat keringetan banyak banget di area
muka dan leher.
Trimakasih team stream yang lainnya wahib yang ikut standby di lantai 3
walaupun gak ada orangnya tapi Alhamdulillah jagain kotakan hasil gonimah. Robby,
assari, ha ie dan teman2 arsip lainnya yang belom bisa kesebut.



